Dahril : Ada Dugaan Oknum Mencari Keuntungan PI Blok Sebuku

- Jurnalis

Sabtu, 3 Juni 2023 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dahril : Fermatur Ketua HMI Cabang Mamuju.

Dahril : Fermatur Ketua HMI Cabang Mamuju.

MAMUJU, indigo99.com | Dana bagi hasil dari participating interest ( PI ) Migas Blok Sebuku sebanyak 10 persen atau 23,4 Miliar. Yang dikabarkan mengendap di kas Perumda Sebuku Energi Malaqbi (SEM) Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Menuai sorotan tajam dari HMI Cabang Mamuju

Formatur ketua umum HMI cabang Mamuju, Dahril menduga adanya oknum yang coba mencari keuntungan dari PI blok Sebuku, yang diberikan kepada pemerintah daerah Sulawesi Barat sebesar 10 persen.

Dugaan Dahril timbul karena adanya ketimpangan soal regulasi penyalurannya, bahkan sampai hari ini viral mengendap tidak tersalurkan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu sebut Dahril, yang paling membuat geleng – geleng kepala adalah soal besaran tunjangan bagi direksi Perumda yang menurutnya sangat besar. Padahal kata dia, harus seharusnya mengacu kepada keputusan yang telah ditetapkan dalam peraturan pemerintah (PP) dan peraturan daerah ( Perda ), yang seharusnya didasarkan pada prinsip kewajaran, efisiensi, efektivitas, kepatutan dan rasionalitas, dengan memperhatikan aspek transparansi, akuntabilitas, dan kemampuan keuangan Perumda.

“ Besaran tunjangan bagi Direksi Perumda sangat besar, ini yang membuat kami geleng – geleng kepala. Kami juga menduga ada dugaan manipulasi dalam proses penandatanganan dalam berkas tunjangan Direksi, dimana terdapat stempel yang berlogo gubernur Sulbar, namun diduga yang bertanda tangan adalah Sekretaris provinsi, ini ada kekeliruan yang dapat berakibat fatal.” ungkap Dahril

Baca Juga :  Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Selain itu, Dahril juga mempertanyakan peran DPRD Sulbar sebagai pengawasan. Kenapa hanya diam dan bungkam melihat persoalan ini. Kenapa kata Dahril, PAD sebesar itu hanya fokus bayar tunjangan para Direksi yang sama sekali tidak mengeluarkan keringat untuk mendapatkan itu.

“ Jangan-jangan DPRD bermain mata, sampai tidak dapat membuka mulutnya untuk bicara melihat persoalan ini. Jangan hanya teriak pada persoalan bagaimana tersalurkannya PI 10 persen ini, yang terpenting sebenarnya adalah bagaimana menjaga dana itu dan melakukan pengawasan, jangan sampai dana ini habis dimakan tikus sisanya baru dibagikan untuk kepentingan masyarakat Sul-Bar. Ini yg harus dijaga oleh kawan kawan DPRD.” tegasnya

Terkait ini, HMI Cabang Mamuju meminta aparat penegak hukum ( APH ) tidak tinggal diam melihat persoalan ini demi masyarakat Sulbar yang kita cintai. Dia juga mengaku, persoalan ini akan terus dilakukan pengawasan dan pengawalan, termasuk adanya tarsafransi dari pihak Perumda Sibuku ke publik.

Baca Juga :  Kapolda Sulbar Ajak Masyarakat Ikuti Tabligh Akbar Doa Bersama

“ Saya berharap APH yg masih memiliki kredibilitas bisa menelusuri ini. Dan tentu HMI Cabamg Mamuju akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan soal ini, “ tegas Dahril.

Terpisah, Direktur Operasional Asrul Abu, kepada indigo99.com mengatakan bahwa dana Participating Interest ( PI ) dalam Pengelolaan Migas Blok Sebuku senilai 23,4 Miliar,

Asrul Abu menyebutkan RKAT atau rencana kerja anggaran tahunan yang disoalkan DPRD Provinsi Sulbar diakuinya belum ditandatangani Gubernur Sulbar, selaku KPM atau Kuasa Pemerintah yang mewakili.

“Jadi bukan belum ada RKAT tapi RKAT 2023 yang belum ditandatangani oleh gubernur selaku KPM Perumda Sebuku energi malaqbi,” Ujarnya.

Asrul menyebutkan, membenarkan, dalam surat yang diterbitkan Sebuku Energy Malaqbi, disebutkan bahwa Pemprov Sulbar mendapat dana PI sebesar 1,5 juta dolar, atau yang dikonversi ke rupiah menjadi 23.415.210.000 atau 23,4 Miliar (kurs 1 dolar = 15.120).

“Harusnya ditandatangani oleh pak PJ Akmal Malik. Namun belum di ditanda tangani beliau sudah di ganti. Jadi baru akan kami ajukan kembali ke Pj baru Gubernur Sulbar yang baru di awal Juni nanti,” Ucapnya.

Pewarta indigo99.com : Aji

 

 

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 273 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!