Cegah Aliran Sesat, Tim Pakem Sulbar Gelar Rakor

- Jurnalis

Selasa, 18 Januari 2022 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajati Sulbar Didik Istiyanta, memimpin Rakor Pakem Sulbar, yang berlangsung di tenda darurat bencana.

Kajati Sulbar Didik Istiyanta, memimpin Rakor Pakem Sulbar, yang berlangsung di tenda darurat bencana.

indigo99.com | Mencegah aliran sesat masuk di wilayah Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), Tim pengawasan aliran kepercayaan dan keagamaan dalam masyarakat ( Pakem ) Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), kembali melakukan rapat koordinasi ( Rakor ). Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Tinggi ( Kajati ) Sulbar, Didik Istiyanta. Rakor Pakem masih dilaksanakan di tenda darurat bencana Kejati Sulbar. Senin ( 17/1 )

“Dalam rakor ini dibahas terkait peran Tim Pakem dalam pengawasan aliran kepercayaan dan keagamaan serta pencegahan penyalahgunaan dan penodaan agama,” kata Kajati Sulbar, saat disambangi indigo99.com usai Rakor Pakem.

Meskipun tidak belum ditemukan aliran yang menyimpan sesat di Sulbar, Rakor ini, kata Didik, rutin dilaksanakan dalam rangka memantau perkembangan suatu aliran kepercayaan atau aliran keagamaan untuk mengetahui dampaknya, baik bagi ketertiban dan ketentraman umum di masyarakat Sulawesi Barat ( Sulbar ). 

Dia menambahkan, Kajati berharap kepada masyarakat Sulbar, untuk segera melaporkan di sekretariat Pakem kabupaten atau Provinsi, jika ada hal – hal mencurigakan adanya dugaan kepercayaan yang menyimpang. 

” Di Sulbar ini masih aman – aman saja belum ada yang menonjol soal itu. Jika ada hal – hal yang menyimpang yang bisa bikin gaduh ya saya minta masyarakat harus segera melaporkan kesekretariatan, ya kalau di kabupaten adanya di Kajari Mamuju kalau di Provinsi di Kajati Sulbar. Untuk itu, Rakor ini sangat penting diikuti untuk bisa mengetahui perkembangan informasi di masyarakat tentang aliran kepercayaan sesat yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat, ” jelasnya  

Baca Juga :  Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam

Kegiatan yang dipimpin oleh Kajati Sulbar bersama Asisten Intelijen Kejati Sulbar, Kabinda, Dir Intelijen Polda Sulbar, Kajari Mamuju, Danrem Tatag, Kakanwil Kemenag Sulbar, Ketua FKUB, Kapolresta Mamuju, Dandim Mamuju, Kesbanpol dan Ketua Mui.**

Pewarta indigo99.com | Adji   

 

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!