Buntut Dugaan Arogansi Oknum ASN Mamasa, AJI Kota Mandar Gelar Aksi Damai

- Jurnalis

Rabu, 10 November 2021 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketfoto : Salahseoran wartwan Tribun Sulbar, jadi orator dalam aksi AJI Kota Mandar, tadi pagi.

Ketfoto : Salahseoran wartwan Tribun Sulbar, jadi orator dalam aksi AJI Kota Mandar, tadi pagi.

indigo99.com | Buntut dugaan tindakan arogansi Dua PNS di Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Mandar bersama Aliansi Peduli Jurnalis Sulbar, menggelar aksi damai di perempatan jalan Ahmad Kirang, Kabupaten Mamuju. Rabu ( 10/11 )

Aksi damai tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap sikap arogansi yang dialami oleh wartawan Tribun Sulbar.com yang aktif liputan di Kabupaten Mamasa, yang diduga dilakukan oleh dua oknum ASN Pemkab Mamasa saat meliput tes wawancara calon kepala desa di aula Kantor Bappeda Mamasa. Kamis kemarin (4/11).

Ketua AJI Kota Mandar Rahmat mengatakan tindakan arogansi yang diduga dilakukan oleh oknum ASN di Kabupaten Mamasa, merupakan bentuk perlawanan terhadap pejabat yang sewena – wena melakukan tindakan arogansi terhadap wartawan. Kata dia, tindakan yang dilakukan sang oknum sangat tidak mencerminkan sikap pejabat yang tidak profesional dan tidak tahu memahami kerja – kerja jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

“Ini pejabat yang tidak memperlihatkan sikap – sikap yang tidak profesionalannya terhadap rekan kami di Mamasa dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. kami mina bupati untuk memberikan teguran atau sanksi terhadap Dua oknum tersebut,“ tegas Rahmat.

Dia juga mengaku, sejumlah kasus dugaan kekerasan Jurnalis di Sulbar, belum ada satupun menggunakan Undang-undang ( UU ) Nomor 40 tahun 1999. Hal ini membuktikan bahwa lemahnya penerapan UU 40 tahun 1999 oleh pihak kepolisian.

Baca Juga :  8 Komplotan Pelaku Hipnotis Berhasil Gondol Uang 85 Juta Milik Warga Sampaga

“ Kami mendesak pihak kepolisian untuk menyelesaikan setiap kasus kekerasan yang dialami jurnalis untuk menggunakan UU Nomor 40 tahun 1999. Setidaknya ada empat kasus kekerasan terhadap jurnalis yang harus diselesaikan dengan UU pers, “ bebernya.

Aksi damai yang dilakukan oleh AJI kota Mandar, selain aksi damai dilakukan di kota Mamuju, juga aksi damai berlangsung di kota Mamasa dengan tuntutan yang sama.**

Pewarta indigo99.com : Adji 

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
Berita ini 155 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!