Breaking News, Seorang Pemuda di Topoyo Tega Habisi Nyawa Kakak Kandungnya

- Jurnalis

Sabtu, 14 Mei 2022 - 02:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayat korban sudah terbujur kaku ditengah keluarga di Desa Tumbu Topoyo.

Mayat korban sudah terbujur kaku ditengah keluarga di Desa Tumbu Topoyo.

MATENG, indigo99.com | Seoarang pemuda inisial MA umur 20 tahun, tega menghabisi nyawa kakak kandungnya yang bernama Husain 23 tahun. Jumat malam 13 Mei 2022 sekitar pukul 22.30 Wita, di Desa Tumbu Desa Tumbu Kecamatan Topoyo Tumbu Kabupaten Mamuju Tengah. Dan hingga kini pelaku MA masih menjadi buruan Polisi setempat.

Dikonfirmasi kepada Kapolres Mamuju Tengah AKBP Amri Yudhi, membenarkan adanya kejadian pembunuhan yang terjadi semalam. Kata dia, pelakunya adalah diduga dilakukan oleh adik kandung korban ( Kakak ). Kata dia, korban adalah atas nama Husain sebagai kakak kandung pelaku ( Adik ).

Baca Juga :  DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

“ Kejadiannya semalam di Desa Tumbu. Dan pelaku dan korban adalah masih saudara kandung, “ kata Kapolres Mateng kepada indigo99.com. Sabtu 14 Mei 2022.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada wartawan media ini, sampai saat ini Polisi belum mengetahui apa motif sesungguhnya sehingga pelaku tega menghabisi nyawa kakak kandungnya sendiri dengan menggunkan badik. Peristiwa ini yang menghebohkan semalam warga Desa Tumbu, polisi masih mengejar pelaku yang langsung menghilang di tempat kejadian setelah melakukan penganiayaan berat terhadap kakak kandungnya sendiri. Menurut keterangan saksi warga, warga tidak berani menangkap pelaku karena pelaku mengancam dengan pisau jika berani mendekat.

Baca Juga :  Gegara Sabu, Seorang Anggota Polres Pasangkayu Dipecat

“Sementara belum diketahui apa motif sesungguhnya, hanya ada informasi yang kami terima pelaku punya riwayat gangguan jiwa ( gila ). Hingga saat ini, Polisi masih mencari pelaku sejak semalam. Karena setelah habis menikam pelaku lari dan tidak ada yang berani tangkap warga sekitar karena diancam dengan pisau, “ jelas Amril**

Pewarta indigo99.com : Aji/Zul

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi
Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
Berita ini 1,582 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!