Bongkar Praktik Illegal Logging di Bonehau, Ada Nama Oknum Polisi Disebut ?

- Jurnalis

Senin, 15 Mei 2023 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayu bantalan yang ditemukan di sisi jalan desa yang siap angkut. Warga menduga kayu tersebut hasil dari perambahan hutan.(Foto/Ruhul)

Kayu bantalan yang ditemukan di sisi jalan desa yang siap angkut. Warga menduga kayu tersebut hasil dari perambahan hutan.(Foto/Ruhul)

Mamuju,indigo99.com | Kabar adanya dugaan praktik illegal logging di Tiga desa di Kecamatan Bonehau Kabupaten Mamuju. Membuat warga bersama Pemdes untuk melakukan investigasi.

Seperti yang di lakukan Ruhull Dalling seorang pemuda pemerhati lingkungan di Kecamatan Bonehau, bersama pemerintah desa langsung melakukan pemeriksaan tempat penampungan kayu.

Dalam investigasinya, benar menemukan kayu – kayu tak bertuan dalam bentuk bantalan dengan puluhan kubik. Kondisi kayu tersebut tertumpuk di salah satu jalan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Makanya kami ingin memastikan apa benar ada ada dugaan praktik ilegal loging atau tidak. Dan benar adanya, memang kami menemukan dilapangan kayu – kayu dalam bentuk bantalan yang siap angkut dan masih tertumpuk di sisi jalan desa, “ungkap Ruhull.

Masih dia, dari hasil pantauan di lapangan bersama aparat desa setempat. Bahwa terungkap nama oknum Polisi yang ditengarai mengelolah usaha ilegal tersebut. Ruhull menyebutkan, nama yang disebut – sebut itu berdasarkan pengakuan dari salah seorang karyawan buruh sensor atau tukang tumbang kayu.

” Ini berdasarkan pengakuan anak buahnya si tukang sensor atau tukang tumbang. Bahwa ini usaha milik salah seorang oknum Polisi. Kalau ini benar, pasti kita semua warga disini akan dirugikan terutama lahan hutan yang rusak pak,” ungkapnya

Baca Juga :  Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan

Lanjut kata dia, kayu – kayu bantalan yang telah ditumpuk di jalan, mengaku diangkut pada malam hari. Untuk saat ini, kayu yang terkumpul dalam bentuk bantalan untuk diamankan oleh warga.

” jadi kayu – kayu ini diangkut pada malam hari oleh pemilik kayu. Jadi kayak pencuri saja. Untuk sementara kayu- kayu yang terlanjur terkumpul disini terpaksa masyarakat amankan untuk sementara,” Jelasnya

Ruhul berharap, kepada pemangku kegiatan yang berada di wilayah Desa Kinantan, Salutiwo dan Bonehau, sekiranya cepat melakukan sosialisasi ke masyarakat setempat soal apa nama kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengetahui pasti apa nama kegiatan ini. Apakah pembukaan lahan sawit, sarpras atau tambang.

“ Ini yang kami inginkan, jangan tiba – tiba ada kegiatan tapi masyarakat tidak tahu. Kan ini tidak baik! Seperti yang terjadi sekarang, bahwa ditemukan kayu – kayu bantalan dan tidak tahu siapa pemiliknya. Ini yang kami tidak inginkan ada dugaan perambahan kayu secara membabi buta, “ harapnya

Namun kata Ruhull, jika ini tidak diindahkan oleh pihak yang mengelola kegiatan. Tentu akan mengambil upaya hukum dengan melaporkan pihak yang terkait soal adanya dugaan pengrusakan lingkungan khususnya kawasan hutan.

Baca Juga :  Besok, Acara Kuker Joko Widodo di Sulbar Terus Dimatangkan

“Kami tidak segan – segan akan membuat laporan Kepolisian jika tidak diindahkan oleh pihak yang kelolah kegiatan ini. Apalagi persoalan ini sudah ada dukungan dari pihak Pemdes, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pihak TNI, “ pungkasnya.

Terkait ini, di konfirmasi kepada kapolsek Bonehau Ipda Yusuf kepada laman ini mengatakan, dugaan adanya praktik illegal logging di wilayah hukum Polsek Bonehau sampai saat ini belum ada aduan masyarakat.

“ Kalau soal itu sampai saat ini belum ada laporan warga dan kami monitor dulu pak.” kata Yusuf kepada indigo99.com. Senin 15 Mei 2023.

Terkait adanya dugaan oknum Polisi yang bermain dalam usaha illegal ini, tegas Yusuf, akan melakukan pendalaman penyelidikan. Dan jika memang informasi tersebut benar tentu akan mengambil langkah melakukan laporan ke tingkat satuan.

“ Kami akan lidik kalo ada oknum polisi yang bermain. Dan saya akan laporkan ke tingkat satuan atas, kalau laporan tersebut benar.” tegas Yusuf.

Pewarta indigo99.com : Aji

Berita Terkait

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan
Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras
Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas
Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan
Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru
Jokowi Resmikan Proyek APBN 1,31 Triliun di Sulbar
Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos
Berita ini 657 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 12:14 WIB

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan

Rabu, 24 April 2024 - 06:31 WIB

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 April 2024 - 06:04 WIB

Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas

Selasa, 23 April 2024 - 17:05 WIB

Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan

Selasa, 23 April 2024 - 16:34 WIB

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 April 2024 - 09:14 WIB

Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi

Senin, 22 April 2024 - 17:28 WIB

Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos

Senin, 22 April 2024 - 15:42 WIB

Warga Terdampak Gempa di Malunda Layangkan Sikap Protes ke Jokowi

Berita Terbaru

Pj Zudan dalam Kuker ya di Kab Polman dalam acara pasar murah Ramadhan.(F/humas)

Advertorial

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 Apr 2024 - 06:31 WIB

Kuasa hukum Andi Dodi Hermawan berikan keterangan kepada media.

Headline

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 Apr 2024 - 16:34 WIB

error: Content is protected !!