Bendungan Meluap, Warga Kayuangin Mengungsi di Tenda – Tenda Darurat

- Jurnalis

Kamis, 26 Mei 2022 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagian Desa kayuangin Masih bertahan di tenda darurat mengungsi karena banjir. ( foto istimewa for INDIGO99COM )

Sebagian Desa kayuangin Masih bertahan di tenda darurat mengungsi karena banjir. ( foto istimewa for INDIGO99COM )

MAJENE, indigo99.com | Banjir yang merendam Kecamatan Malunda dan sekitarnya, membuat sebagian warga yang desanya terendam banjir dipaksa untuk mengungsi ke tenda – tenda darurat.

Seperti yang terjadi di Desa Kayuangin Warga Kecamatan Malunda yang desa terendam banjir tidak luput dari pantau salah seorang anggota DPRD ini.

Hasriadi salah seorang Politisi PAN itu yang diketahui sejak sore bersama dengan TNI dan Polri serta relawan melakukan evakuasi, mengaku sampai saat ini belum ada pihak Pemda yang menemui warganya yang terjebak banjir.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ saya tidak tahu apakah sudah ada dari Pemda Majene menemui korban banjir atau belum. Karena saat ini, saya berada di Desa Kayuangin yang juga parah terendam banjir, “ kata Hasriadi kepada indigo99.com. Malam ini 21.15 Wita. Kamis 26 Mei 2022.

Baca Juga :  Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Bersama warga yang sedang mengungsi akibat banjir di Desa Kayuangin malam ini.( Foto Istimewa for indigo99com )

Dia mengaku, sampai malam ini, masyarakat Desa Kayuangin masih berada di tenda – tenda pengungsian dan lainnya lebih memilih mengungsi di rumah kerabatnya.

“ Malam ini, saya masih bersama dengan warga Desa Kayuangin yang mengungsi di tenda – tenda darurat, mereka belum pulang karena rumah mereka penuh dengan lumpur, “ ujarnya.

Masih dia, tingginya curah hujan sejak siang tadi, membuat proyek Bendungan di Desa Kayuangin, mengancam pemukiman warga dimana saat ini beberapa desa menjadi langganan banjir, seperti Desa Lombong Timur, Lombong dan Desa Kayuwangi serta Kelurahan Malunda.

Baca Juga :  Pagi Tadi, Pemilik Wisma Rio Ditemukan Tidak Bernyawa

“ Karena proyek bendungan masih dalam tahap pekerjaan, sehingga bendungan darurat tidak maksimal membuang air hingga ke hulu. Akibatnya, karena terbendung sehingga air tersebut meluap ke pemungkiman salah satunya meluap ke Desa kayuangin, “ sebutnya.

Terkait peristiwa banjir ini, dalam waktu dekat pihaknya akan mempertanyakan proyek Bendungan Irigasi Kayuangin. Sebab kata dia, setiap musim penghujan desa – desa dan kelurahan selalu menjadi langganan banjir.

“ ini yang kami tanyakan nanti ke pihak Balai, karena selama ada proyek bendungan ini, masyarakat selalu terancam banjir seperti yang kita lihat saat sekarang ini, “ pungkas Hasriadi.

Aji/INDIGO99COM

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 305 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!