Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan

- Jurnalis

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Majene, Sygian Ali. (F/Istimewa)

Ketua Bawaslu Majene, Sygian Ali. (F/Istimewa)

MAMUJU, indigo99.com | Pasca tangkap tangan seorang pria yang diduga pelaku money politik yang terjadi di kota Kabupaten Majene Dua hari menjelang pencoblosan ( Pemilu 2024 ), dengan menemukan sejumlah barang bukti berupa 30 amplop berisikan uang tunai senilai 350 Ribu per amplop.

Bawaslu Kabupaten Majene, terus bekerja keras menelusuri dugaan temuan money politik tersebut dengan melakukan pemanggilan sejumlah saksi – saksi untuk dilakukan klasifikasi permintaan keterangan, salah satunya adalah seorang Caleg DPR RI .

Terkait hal itu, indigo99.com mencoba melakukan pendalaman dengan melakukan konfirmasi kepada Ketua Bawaslu Majene, Syogian Ali. Kepada wartawan media ini, Syogian membenarkan adanya permintaan keterangan kepada salah seorang Caleg DPR RI yang berdomesili diluar wilayah Kabupaten Majene, kemarin Kamis 29/2/24.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syogian mengaku, tim Bawaslu Majene hampir satu jam lebih berada di salah satu kediaman rumah salah seorang Caleg DPR RI, yang menjadi saksi atas temuan dugaan pelanggaran Pemilu yang kini ditangani Bawaslu Majene.

“ Benar sudah selesai, bersama tim melakukan permintaan keterangan terhadap salah seorang Caleg DPR RI. Tentu apa yang kami lakukan ini sebagai bentuk pedalaman temuan laporan dugaan pelanggaran Pemilu yang saat ini kami dalami sesuai dengan regulasi Bawaslu, “ kata Syogian.

Menurut dia, kedatangan tim Bawaslu Majene, di rumah kediaman rumah salah seorang saksi adalah sebagai tindak lanjut pendalaman temuan yang ditangani oleh Bawaslu Majene, dimana sebelumnnya sejumlah saksi lain yang telah dimintai keterangan dan ada yag menyebut nama saksi ini.

Baca Juga :  Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

“Permintaan keterangan saksi ini, karena sebelumnya sempat disebutkan juga namanya dalam pemeriksaan saksi – saksi yang lainnya, jadi kami langsung meminta keterangan yang bersangkutan apakah ada hubungannya atau tidak,” jelasnya.

Kata dia, Bawaslu Majene selalu bekerja profesional tanpa mengabaikan regulasi yang ada. Dia mengungkapkan, kedatangan Bawaslu Majene, melakukan permintaan keterangan di kediaman sang Caleg DPR RI berdasarkan permintaan saksi dengan alasan adanya faktor kesibukan. Lanjut kata dia, Bawaslu berada di rumah saksi hampir satu jam lebih melakukan permintaan keterangan sesuai dengan protap Bawaslu.

“ Sebenarnya kan kami undang secara patuh karena kami juga tidak ada unsur paksaan, dan beliau minta sendiri datang makanya kami datangi di rumahnya. Dan disana kami melakukan permintaan keterangan saja hanya satu jam lebih saja,” jelasnya

Masih dia, mengaku hasil pemeriksaan ini akan dikaji kembali. Dan hasil kajian Bawaslu selanjutnya akan dibawah ke sentra Gakkumdu untuk dilakukan pembahasan lebih lanjut. Soal bagaimana hasil pembahasan Gakkumdu kata dia, tanggal 4 Maret akan disampaikan ke publik lewat konferensi pers Bawaslu Majene.

Baca Juga :  Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

“ Hasil permintaan keterangan saksi – saksi ini kami akan kaji kembali di internal Bawaslu. Dan hajial kami ini akan dibawa ke sentra Gakkumdu untuk dilakukan pembahasan selanjutnya. Dan seperti apa nanti hasilnya nanti kami akan sampaikan ke publik pada tanggal 4 Maret lewat konferensi pers, “ tegasnya.

Seperti diketahui, sebelum pelaksanaan Pemilu tanggal 14 Februari 2024, Bawaslu menemukan 30 lembar amplop warna putih yang berisikan uang tunai. Dikabarkan masing – masing amplop berisikan uang tunai 350 Ribu rupiah.

Lembaran amplop berharga yang berisikan uang itu ditangkap dari tangan seorang pria yang hendak membagikan amplop kepada nama – nama yang sudah tercatat. Namun sial, pria tersebut tertangkap basah oleh petugas.

Dari hasil pemeriksaan Bawaslu Majene, amplop yang berisikan uang tunai itu, diduga milik salah seorang oknum Caleg Dapil I Banggae.

Selain amplop yang berisikan uang, tim juga mengamankan satu lembar catatan penerima amplop.

“ Iya ada 30 amplop kami sita dari tangan seorang pria, pada saat itu baru mau bereaksi keburu tertangkap tangan petugas. Saat dibuka, masing – masing amplop berisikan uang tunai 350 ribu. Tim juga amankan selebar catatan penerima yang sebagian sudah di ceklis, “ sebut Ketua Bawaslu, Syogian Ali.

 

 

Berita Terkait

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan
Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian
11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Berita ini 536 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 12:55 WIB

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

Minggu, 14 April 2024 - 11:15 WIB

Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!