Bangunan Fasilitas Pariwisata di Patulana Mubazir

- Jurnalis

Rabu, 13 Juli 2022 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi fasilitas Baturede Beach di Patulan mubazir.

Kondisi fasilitas Baturede Beach di Patulan mubazir.

MATENG, indigo99.com | Keberadaan bangunan fasilitas pendukung  pariwisata Baturede Beach, yang berada di Dusun Patulana Tengah Desa Budong-budong Kecamatan Topoyo Kabupaten Mateng, menuai sorotan publik .

Informasi yang dihimpun media ini,sejak pembangunan fasilitas Pariwisata ini tuntas dikerjakan tahun 2018 lalu, sampai saat ini belum memberikan asas manfaat kepada masyarakat khususnya bagi yang suka berwisata. Kondisi bangunan tersebut sudah ditumbuhi rerumputan dan banyak tai ternak. 


Salah seorang warga Desa Budong – Budong yang enggan disebut namanya, mengaku keberadaan gedung pendukung fasilitas objek wisata Baturede Beach tidak tau menau fungsinya apa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masyarakat enggan memanfaatkan bangunan lantaran fasilitas tidak menunjang. Bahkan toilet saja tak berfungsi. Dan gedung – gedungnya ditumbuhi rumput dan banyak tai sapi, ” katanya.

Baca Juga :  Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Kata dia, seharusnya perencanaannya harus matang sebelum dianggarkan.

“ Alangkah baiknya pemerintah sebelum mengerjakan proyek lebih dahulu mengkaji dengan matang manfaat proyek setelah selesai. Begitu juga penetapan lokasi berpengaruh supaya bermanfaat bukan bangunan mubazir.” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mateng Hj. Nahda menjelaskan, pariwisata Baturede Beach sudah rampung dan sudah diserahkan ke pihak Desa Budong – Budong. Namun tetap melakukan pembinaan ke bawah terkait pemanfaatannya dan pengelolaanya.

“ Saat ini, kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa Budong-Budong. Sekarang ini pihak desa yang harus berbuat untuk pengelolaan pariwisata baturede beach terkait pemanfaatannya, “ kata Nahda

Nahda juga mengaku, masalah bangunan yang atapnya yang sudah tidak ada, itu akibat bencana angin puting beliung yang menerjang bangunan pariwisata beberapa bulan lalu dan hal itu sudah dilaporkan.

Baca Juga :  Ditinggal Tidur, 5 Kotak Suara TPS 13 Disembunyi di Rumah Warga

“ Memang pemanfaatannya memang pengunjungnya masih kurang karena dia terkendala dari segala hal. Seperti jalanan, penerangan, tamannya dan memang fasilitas belum memadai karena keterbatasan pembiayaan.” jelas Nahda.

Dia mengaku, penempatan bangunan pariwisata menurutnya sudah strategis. Untuk pemanfaatannya, tergantung bagaimana upaya pemerintah desa bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten.

“ Sekarang ini, tugas kami bagaimana bangunan pariwisata tersebut bisa berfungsi dengan cara bertahap seperti kalau ada kegiatan di dinas pariwisata kami tempatkan di sana itu salah satu cara untuk mempromosikan keluar supaya orang banyak yang tahu.” pungkas Nahda./Zul

 

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 643 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!