Asri Ditemukan di Pesisir Pantai Mampie Sudah Jadi Mayat

- Jurnalis

Kamis, 3 Februari 2022 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

indigo99.com | Belum lama penemuan pria yang tewas tergantung di Kecamatan  Tapango Polewali Mandar ( Polman ). 

Kini masyarakat Polman khususnya yang berdomisili di pesisir pantai Dusun Mampie Desa Galeso Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polman. Kamis sore 3 Februari 2022 sekitar pukul 13.00. Wita, sekitar 20 meter dari bibir pantai, ditemukan Asri umur 45 tahun sudah jadi mayat.

Berdasarkan identifikasi polisi Asri diketahui seorang petani beralamat Lorong kumala Jln. pendidikan Kel. Sidodadi Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polman.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang anggota Polsek Wonomulyo, Ipda Imam Widodo mengatakan, korban ditemukan pada pesisir pantai dengan jarak dari bibir pantai sejauh 20 Meter. Kendaraan korban yang di gunakan dengan jarak ditemukannya korban sejauh 200 meter.

Baca Juga :  Hari ini, KPU Mamuju Laksanakan PSU di 6 TPS

” Lokasi korban tergeletak di antara Pohon bakau. Dan tidak di temukan benda atau barang yang mencurigakan pada sekitar tergeletaknya korban,” ungkap Imam.

Berdasarkan keterangan seorang saksi, Yusriana, saat itu dirinya mencari keong dan tiba – tiba melihat korban tergeletak yang mengira bahwa korban sedang tidur sehingga ingin membangunkan korban dengan menggoyangkan Pohon bakau yg berjarak 2 Meter dari korban. Namun korban tidak bergerak dan selanjutnya saksi meminta tolong dan memanggil orang sekitar yg juga sedang mencari keong.

Berbeda dengan keterangan saksi Ahmad yang tak lain keluarga korban. Dia mengatakan, bahwa korban keluar dari kediaman mulai hari Rabu tanggal 02 Februari 2022 sekitar Pukul 09.00 Wita dengan alasan ingin pergi ke kebun nya yang terletak di Desa Indo Makkombong Kecamatan Matakali Kabupaten Polman, dengan menggunakan kendaraan roda Dua.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan RS TNI Punggawa Malolo Mamuju

Diketahui bahwa korban setelah mengetahui bahwa mengalami infeksi pada bagian usus setelahnya itu korban sering menyendiri dan selalu berfirasat buruk.

” Adapun hasil visum bahwa tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada korban dan menyarankan kepada pihak keluarga untuk melakukan otopsi untuk mengetahui kematian korban, Namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi,” jelas Imam.**

Pewarta indigo99.com : Adji

 

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 3,165 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!