Anggota Komisi Empat DPRD Sebut Proyek PEN Urekang – Salutambung “Diarahkan”  

- Jurnalis

Senin, 7 Maret 2022 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat pengecoran rabat beton proyek PEN Urekang - Salutambung dengan nilai anggaran 9,5 Miliar yang bersumber dari dana PEN.

Terlihat pengecoran rabat beton proyek PEN Urekang - Salutambung dengan nilai anggaran 9,5 Miliar yang bersumber dari dana PEN.

indigo99.com | Proyek inprastruktur jalan Urekang – Salutambung di Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene, yang menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional ( PEN ) senilai 9,5 Miliar, yang hingga kini belum rampung langsung mendapat sorotan dari anggota salah seorang DPRD Provinsi Sulbar.

Mulyadi Bintaha, sebagai anggota Komisi Empat DPRD Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) menilai, bahwa wajar jika proyek PEN pekerjaan Urekan – Salutambung, tidak rampung. Pasalnya kata dia, proyek tersebut diarahkan oleh gubernur Sulbar. 

“ Bagaimana mau bagus hasilnya, kalau proyek tersebut diarahkan oleh gubernur Sulbar, coba lihat ipar nya pak gubernur yang kerja. Akhirnya, hasilnya amburadul alias tidak rampung, “ kata Mulyadi kepada indigo99.com.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait hal itu, dirinya juga menyoroti kinerja Biro barang dan Jasa Provinsi Sulbar, yang tidak profesional bekerja dalam membentuk kelompok kerja ( Pokja ).

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan RS TNI Punggawa Malolo Mamuju

“ Saya kira lelang proyek ini akan memberikan hasil yang memuaskan setelah ada Biro Barjas. Tetapi hasilnya, malah tambah semrawut. Untuk itu, kami akan hearing Barjas terkait persoalan ini,  “kritiknya.

Politisi Golkar itu mengaku, masyarakat Urekang – Ulumanda jelas sangat dirugikan karena program pemerintah infrastruktur jalan untuk wilayah daerah pegunungan tidak bisa dirasakan.

“ sangat dirugikan masyarakat yang tinggal di pegunungan. Padahal PEN bagaimana masyarakat bisa lebih baik lagi terutama dalam pelayanan. Kasian masyarakat disana kalau jalan tidak bagus, terutama pelayanan kesehatan, “ ujarnya     

Lanjut dia mengatakan, terkait persoalan ini dalam waktu dekat masyarakat Urekang dan Ulumanda, akan menggelar aksi damai terkait persoalan ini.

“ Masyarakat disana akan Demo tapi saya masih tahan dulu, sebelum kami lakukan hearing terkait persoalan ini, “ pungkasnya.

Sementara itu Direktur PT. Latebbeng, Muslimin berulang kali hendak dikonfirmasi melalui telepon selulernya, hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.

Baca Juga :  Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Seperti diketahui, proyek yang didanai dari anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional ( PEN ) senilai 9,5 Miliar, pada kegiatan peningkatan jalan beton ruas jalan Salutambung – Urekang, terancam putus kontrak atau blacklist

Pasalnya proyek PEN pada kegiatan peningkatan jalan beton ruas jalan Salutambung – Urekang, belum memperlihatkan tanda – tanda rampung hingga mencapai 100 persen.

Dikabarkan progres proyek jalan ini baru mencapai 35 persen. Pada hal batas perpanjangan waktu yang diberikan, sudah memasuki bulan Maret 2022.   

 Proyek yang bersumber dana PEN dengan nilai Miliaran ini, diketahui sudah memasuki bulan ke 3 masa perpanjang kontrak, namun tidak ada tanda – tanda progres pekerjaan mencapai 100 persen.  **

Pewarta indigo99.com : Adji                        

 

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 533 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!