Andi Ruskati Ajak Masyarakat Membeli Kosmetik Legal 

- Jurnalis

Sabtu, 23 April 2022 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, indigo99.com| Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) Mamuju, melaksanakan sosialisasi pengawasan obat dan makanan berbahaya yang dilaksanakan di pelataran pendopo rujab Gubernur Sulawesi Barat.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Andi Ruskati sebagai anggota DPR-RI Komisi IX Dapil Provinsi Sulawesi Barat.

Ketua DPW Gerindra Sulbar itu dalam sambutan singkatnya mengatakan, sosialisasi ini penting diketahui oleh publik lewat media. Untuk bisa mengetahui mana makanan dan kosmetik berbahaya. 

Ruskati juga menyampaikan, akses jual beli di masyarakat saat ini sangat mudah. Oleh karena itu, masyarakat sebagai konsumen harus paham barang yang di akan beli sehingga tidak terjebak dengan barang yang mengandung racun.

Baca Juga :  Kapolda Sulbar Ganjar Penghargaan Personil, Mulai Satreskrim Polresta Mamuju Hingga 19 Anggota Polair 

” Tips memilih kosmetik yang aman, di ketahui kosmetik adalah bahan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia. Untuk itu, lewat sosialisasi ini kita mencoba meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membeli kosmetik yang beredar di pasar agar tidak tertipu,” Harap Ruskati.

Senada dengan Kepala BPOM Mamuju Lintang Purba Jaya, S.Farm menuturakan,  melalui sosialisasi ini bagaimana mencerdaskan masyarakat untuk selalu waspada terhadap obat-obatan kosmetik yang ada di sekitar kita.

Baca Juga :  PDAM Mamuju Terus Disorot, Ada Dugaan Pemasangan Pipa Tidak Sesuai Ukuran

Lebih lanjut ia mengatakan, tujuan kegiatan hari ini adalah pemberian edukasi terhadap obat, makanan, kosmetik, obat tradisional serta sabun kesehatan, agar membuat masyarakat lebih cerdas dan mampu melindungi diri sendiri keluarga dan sekitarnya dan selalu mengingat (CEKLIK) cek kemasan, cek label, cek izin, dan cek kadaluarsa. Sebelum membeli, sebelum mengkonsumsi produk untuk mewaspadai obat dan makanan ilegal.**

Pewarta indigo99.com : Zulkipli

 

Berita Terkait

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu
Laporan Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene, Jaksa Lakukan Pulbaket
Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene 500 Juta, Dilaporkan Kejaksaan
Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Berita ini 186 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:46 WIB

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:27 WIB

Laporan Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene, Jaksa Lakukan Pulbaket

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:56 WIB

Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene 500 Juta, Dilaporkan Kejaksaan

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:10 WIB

Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 

Berita Terbaru

Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin bersama Bupati Pasangkayu, melakukan penanaman perdana bibit sukun di salah satu lokasi di Pasangkayu.(H/Foto)

Advertorial

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:46 WIB

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!