Alat Berat Excavator Milik DKP Sulbar Dipertanyakan

- Jurnalis

Senin, 6 Juni 2022 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilusutrasi alat berta excavator.

Foto Ilusutrasi alat berta excavator.

SULBAR, indigo99.com | Satu unit alat berat jenis excavator milik Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP ) Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), hingga kini masih dipertanyakan keberadaannya.

Excavator adalah alat pengadaan yang dimiliki DKP sejak tahun 2007. Hingga kini belum di tahu siapa yang kuasai.

Salah seorang masyarakat yang tidak mau ditulis namanya mengaku, mempertanyakan keberadaan alat tersebut. Kata dia, alat berat excavator tersebut diakui milik DKP Provinsi Sulbar, namun sampai saat ini alat tersebut tidak dalam penanganan DKP Sulbar. Lanjut kata dia, jika tidak diketahui keberadaanya, tentu masyarakat menaruh curiga jangan – jangan alat tersebut sudah dipindahtangankan atau diperjualbelikan

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ saya sebagai masyarakat sudah pasti mempertanyakan alat itu ada dimana. Itu kan alat harganya mahal jadi wajar kita tanya karena sampai saat ini tidak jelas dimana rimbanya ?. Jangan – jangan diduga diperjualbelikan, itu kan tidak tahu, karena sampai saat ini tidak tahu siapa yang miliki, “ jelasnya.

Baca Juga :  Terdakwa Korupsi PDAM Mamasa Kembalikan Kerugian Negara 100 Juta

Masih dia, jika alat berat itu dimiliki orang lain atau disewakan tentu dinas terkait harus mempertanggung jawabkan. Karena sudah pasti bisa menjadi bagian pendapatan daerah ( PAD ) jika alat berat itu disewakan.

“ iya, alat berat itu harus jelas keberadaannya. Jika ditangan orang lain, tentu Pemda Provinsi harus untung jika alat tersebut disewakan, yang menjadi persoalan kan ini tidak diketahui keberadaanya ada dimana, “ tanya dia.

Di tempat terpisah, Kadis DKP Provinsi Sulawesi Sulbar, Fadli Syamsuddin kepada indigo99.com membenarkan adanya alat berat jenis excavator milik DKP Sulbar. namun alat tersebut kata dia, ada ditangan seorang pengusaha di Mamuju.

Baca Juga :  Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam

Lebih jelas mengatakan, sampai saat ini alat tersebut belum di tangan DKP Sulbar, dan diakui masih dalam penguasaan salah seorang pengusaha. Dia menyebutkan, upaya mengembalikan barang tersebut sudah dilakukan dengan memanggil yang bersangkutan namun belum ada solusi.

“ Sudah kami panggil yang bersangkutan beberapa hari yang lalu, namun belum ada solusi untuk karena ada anggaran yang harus dikeluarkan, “ sebutnya

Dia juga mengaku, bahwa alat tersebut sudah diketahui keberadaannya. Hanya saja kata dia, pihaknya akan mengupayakan agar alat tersebut bisa kembali ditarik dan miliki oleh pihak DKP Sulbar.

“ Kami akan terus berupaya agar alat tersebut bisa kembali dan menjadi milik DKP Sulbar, karena sesungguhnya alat tersebut DKP juga butuhkan, “ pungkas Fadli.**

@ji/INDIGO99COM

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 1,333 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!