Aktivitas Tambang Galian C di Mamasa, Hanya 11 Usaha Kantongi IUP, Selebihnya Ilegal

- Jurnalis

Minggu, 20 Maret 2022 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

MAMASA, indigo99.com | Usaha pertambangan bebatuan atau galian C yang beroperasi di Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Diketahui, hanya ada 11 usaha yang resmi mengantongi izin usaha pertambangan ( IUP ), dan selebihnya disebut ilegal.

Hal itu, disebutkan oleh Kabid mineral dan batubara ( Minerba ), Patrik Galampo, saat wartawan indigo99.com melakukan konfirmasi terhadap usaha pertambangan bebatuan atau galian C di wilayah Kabupaten Mamasa.

Lanjut Patrik, usaha aktivitas tambang di beberapa titik Kabupaten Mamasa, selebihnya belum mengantongi IUP. Padahal kata dia, saat melakukan kunjungan kerja ( Kunker ) di Kabupaten Mamasa, telah berupaya menyampaikan kepada warga lewat sosialisasi agar sekiranya bisa mengurus izin sebelum membuka usaha galian C.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Dalam data kami di kantor, diketahui hanya 11 usaha tambang yang mengantongi IUP di Kabupaten Mamasa dan lebihnya itu ilegal. “ jelas Patrik.

Baca Juga :  Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Masih dia, kegiatan ESDM Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) terkait usaha pertambangan yang tidak mengantongi izin, melakukan inventarisasi dengan mengambil titik koordinat lokasi. Dan melakukan sosialisasi dan menyampaikan sebelum membuka usaha tambang harus melengkapi izin terlebih dahulu,

“ Kegiatan kami dari Dinas ESDM terkait kegiatan penambangan tanpa izin adalah dengan melakukan inventarisasi dan mengambil titik koordinat lokasi. Selanjutnya melakukan upaya penertiban berupa sosialisasi dan minta penambang mengurus izin usaha pertambangan (IUP).” kata Petrik

Sebelumnya, indigo99.com merilis berita, sejumlah aktivitas pertambangan batuan atau galian C di Kabupaten Mamasa, diduga banyak yang tidak mengantongi dokumen izin usaha pertambangan ( IUP ) alias ilegal.

Baca Juga :  11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Hal ini, menjadi sorotan tajam oleh salah satu lembaga swadaya masyarakat di Kabupaten Mamasa.

Seperti yang disebut oleh Ketua DPC LSM Gerak Mamasa, Andi Waris Tala, menduga banyaknya aktivitas galian C yang dilakukan oleh pengusaha lokal diduga tidak mengantongi IUP.

Hal ini kata dia, jika usaha pertambangan tidak mengantongi perizinan atau IUP yang dikeluarkan oleh Kementerian Minerba RI, tentu dirugikan oleh negara dan daerah.

“Saya menduga, secara tidak langsung mereka merugikan negara dengan minimnya sumber pendapatan negara dari Sektor pajak perizinan dan pajak retribusi galian C yang di maksud, ” Katanya, Minggu 20 Maret 2022.

Pewarta indigo99.com : Jupran

 

 

Berita Terkait

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat
Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar
Berita ini 449 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 20:09 WIB

Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Minggu, 7 April 2024 - 06:53 WIB

Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar

Minggu, 7 April 2024 - 04:48 WIB

Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!