Aktivitas Pertambangan Galian C di Kayuangin Diduga Tidak Kantongi IUP

- Jurnalis

Kamis, 10 Maret 2022 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas pertambang galian C yang ada di Desa Kayuangin Kecamatan Malunda.

Aktivitas pertambang galian C yang ada di Desa Kayuangin Kecamatan Malunda.

indigo99.com | Aktivitas pertambang galian C yang ada di Desa Kayuangin Kecamatan Malunda Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), menuai sorotan. Pasalnya kegiatan tersebut diduga tidak mengantongi izin usaha pertambangan ( IUP ).

Berdasarkan penelusuran indigo99.com, di lokasi pertambangan yang ada di Desa Kayuangin, terlihat ada Dua alat berat Excavator yang sedang bekerja mengeruk tebing gunung dan memecah batuan. Beberapa mobil truk dump terlihat antrian keluar masuk memuat material batuan yang berdiameter besar ( batu gajah ).

Dikonfirmasi kepada Kepala Bidang mineral dan batubara ( Minerba ) Dinas energi sumber daya mineral ( ESDM ), Patrik Galampo, mengatakan bahwa sejumlah titik lokasi pertambangan di Sulbar, pihak ESDM memiliki catatan atau daftar yang telah mengantongi IUP.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Meskipun kami ( ESDM ) bukan lagi mengeluarkan IUP, namun kami memiliki catatan atau daftar usaha pertambangan yang telah mengantongi izin, “ kata Petrik kepada indigo99.com.

Ditanya soal kegiatan pertambangan galian C di desa Kayuwangi Kecamatan Malunda, Petrik, mengaku bahwa di Kecamatan Malunda tidak ada daftar nama usaha pertambangan yang telah mengantongi izin di Kecamatan Malunda.

Baca Juga :  Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

“ Dari daftar Izin Usaha Pertambangan ( IUP ) yang ada pada kami, belum ada IUP di lokasi dimaksud yakni di Desa Kayu Angin Kecamatan Malunda.” sebut Petrik.

Kata dia, jika ada kegiatan tambang galian C yang tidak mengantongi IUP di Sulbar, tentu pihak aparat penegak hukum ( APH ) sudah bisa melakukan monitoring pada kegiatan tersebut.

“ Kan sudah jelas undang – undangnya tu, kalau ada kegiatan usaha pertambangan yang tidak mengantongi izin tentu penegak hukum pasti dimonitoring dan bisa menjurus ke pidana karena pengrusakan lingkungan, “ tegas Petrik.

Media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada salah seorang pengawas kegiatan tambang yang tidak mau menyebut namanya, mengatakan matrial dibawa keluar untuk kebutuhan proyek bendungan.
“ Kami hanya pengawas yang mengetahui keluarnya material yang dimuat setiap mobil truk untuk keperluan proyek bendungan pak, “ katanya.

Baca Juga :  Warga Terdampak Gempa di Malunda Layangkan Sikap Protes ke Jokowi

Dihubungi tempat terpisah lewat via telepon, pemilik perusahaan PT Husnul, yang akrab disapa ibu Haji, kepada media ini mengaku, soal kegiatan tambang galian C itu, mengaku telah mengantongi izin.

“ ada izin, pokoknya ada izin. Tidak ada haknya anda untuk minta karena anda wartawan intinya saya ada izin. Yang berhak menanyakan itu adalah pihak Kepolisian.” kata Bu Haji.

Selain itu kepada Media mengaku, bahwa dirinya tidak ingin diwawancarai wartawan soal kepemilikan izin tambang karena diakui sebagai privasi.

“ Itu memang tugas anda, tapi saya juga tidak mau diwawancarai karena itu saya punya hak. ini kan masih mending saya telpon saya hargai to, kamu harus tau batas – batasannya sampai dimana untuk menanyakan seseorang, saya intinya punya izin, okey assalamu alaikum warahmatul;lahi wabarakatu, “ jelas bu Haji.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan
Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras
Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas
Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan
Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru
Jokowi Resmikan Proyek APBN 1,31 Triliun di Sulbar
Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos
Berita ini 454 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 12:14 WIB

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan

Rabu, 24 April 2024 - 06:31 WIB

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 April 2024 - 06:04 WIB

Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas

Selasa, 23 April 2024 - 17:05 WIB

Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan

Selasa, 23 April 2024 - 16:34 WIB

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 April 2024 - 09:14 WIB

Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi

Senin, 22 April 2024 - 17:28 WIB

Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos

Senin, 22 April 2024 - 15:42 WIB

Warga Terdampak Gempa di Malunda Layangkan Sikap Protes ke Jokowi

Berita Terbaru

Pj Zudan dalam Kuker ya di Kab Polman dalam acara pasar murah Ramadhan.(F/humas)

Advertorial

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 Apr 2024 - 06:31 WIB

Kuasa hukum Andi Dodi Hermawan berikan keterangan kepada media.

Headline

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 Apr 2024 - 16:34 WIB

error: Content is protected !!