Aktivitas Pertambangan Batuan di Kota Mamuju Nyaris Tidak Kantongi Izin

- Jurnalis

Selasa, 25 Januari 2022 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Minerba ESDM Sulbar, Patrik Galampo.

Kabid Minerba ESDM Sulbar, Patrik Galampo.

indigo99.com | Hampir sebagaian besar aktivitas pertambangan batuan ( galian C ) dalam kota Mamuju, tidak mengantongi izin. Hal itu disampaikan, Patrick Galampo, sebagai Kepala bidang ( Kabid ) mineral dan batubara ( Minerba ) energi sumber daya mineral ( ESDM ) Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ).

“ Sepengetahuan kami aktivitas penambangan di kota Mamuju, sebagian besar nyaris tidak kantongi izin dari dinas ESDM Sulbar, saat masih menjadi kewenangan ESDM Provinsi Sulbar. Meskipun perizinan sudah masuk kewenangan dari ESDM pusat, hanya saja masih dalam pantauan kami seluruh aktivitas pertambangan itu, “ ungkap Patrick kepada indigo99.com, baru – baru ini. 

Baca Juga :  Pemprov Sulbar Lakukan Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Mateng

Dia menyebutkan, sejumlah aktivitas pertambangan dalam kota Mamuju ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat. Salah satunya adalah dari Dinas Lingkungan hidup ( DLH ) serta aparat hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Kalau ditemukan seperti ini semua pihak harus turut terlibat pemantauan dan mengawasinya. Terutama pantauan DLH, karena pertambangan selalu berdampak pada lingkungan hidup. Dan sudah banyak kegiatan usaha seperti ini diproses karena tidak kantongi izin, “ uangkapnya          

Masih dia, pengawasan aktivitas pertambangan yang sudah menjadi kewenangan dari kementerian pusat ESDM. Namun pihak ESDM, tetap melakukan sosialisasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat yang melakukan aktivitas pertambagan termasuk menyampaikan konsekuensi jika usaha pertambangan tidak memiliki izin. Hal ini dilakukan sejak pengawasan masih melekat di ESDM belum diambil alih pusat.       

Baca Juga :  Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

“ Kami sering lakukan sosialisasi Pasangkayu hingga ke Mamasa. Paling kami memberikan himbauan sekaligus sosialisasi bahwa jika masyarakat melakukan kegiatan tambang tanpa izin itu sebuah pelanggaran. Seharusnya masyarakat mengurus izin, biar usaha pertambangan masyarakat bisa berjalan dengan baik tanpa ada yang ditabrak, “ pintanya.**

Pewrat indigo99.com : Adji

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Berita ini 302 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!