4 Tersangka Korupsi IPLT Majene Tahap Dua, Siap Disidangkan

- Jurnalis

Kamis, 15 Februari 2024 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat tersangka korupsi IPLT di Majene, sudah diserahkan ke Kejari Majene.(Foto/Budi)

Empat tersangka korupsi IPLT di Majene, sudah diserahkan ke Kejari Majene.(Foto/Budi)

MAMUJU, indigo99.com | Empat tersangka kasus Korupsi pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja ( IPLT ) di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Dinyatakan sudah tahap II. Kamis 15/2/24

Penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejari Majene, dilakukan oleh penyidik Reskrim Polres Majene, setelah berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa peniliti dan menunggu sidang penuntutan di Pengadilan Tipikor Mamuju.

Empat tersangka itu diantaranya adalah inisial RL (49) yang merupakan PNS mantan Kepala Satker Pengembangan Air Minum dan Sanitasi (PAMS) Provinsi Sulawesi Barat di Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR. Tersangka inisial RH (44) sebagai PNS di jabatan Fungsional Perencanaan Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat. Tersangka RG (47) yang merupakan kontraktor asal Kelurahan Simboro Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat dan tersangka NB (58) yang merupakan pensiunan PNS dengan alamat di Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan.

Kapolres Majene, AKBP Toni Sugadri, mengatakan setelah dilakukan penyelidikan hingga penyidikan terhadap Empat tersangka. Penyidik menemukan perbuatan melawan hukum, seperti adanya pelaksanaan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta terdapat kekurangan volume pekerjaan, pengadaan fiktif, dan pembayaran kelebihan pekerjaan tanpa kontrak, sehingga ditemukan kerugian negara sebesar Rp 635.533.880. Selain itu kata dia, penyidik mengamankan 90 dokumen surat, terkait pembangunan IPLT Kabupaten Majene dan uang sebesar 10 juta menjadi barang bukti dalam kasus ini.

“Akibat dari tindakan yang mereka lakukan, negara mengalami kerugian sebesar Rp 635.533.880 yang terjadi di Lingkungan Deteng-deteng, Kelurahan Toli-toli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, “ kata Kapolres Majene kepada indigo99.com

Baca Juga :  Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Seperti diketahui, Empat tersangka terlibat dalam tindak pidana korupsi terkait pembangunan IPLT di Kabupaten Majene. Proyek ini dilaksanakan pada tahun anggaran 2015 dengan anggaran sebesar Rp 3.096.000.000 yang bersumber dari APBN.

Dan Empat tersangka dijerat dengan UU Korupsi Pasal 2 Ayat (1) Subs Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit 200 Juta dan paling banyak 1 Miliar.

Editor : Aji

Berita Terkait

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan
Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian
11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Berita ini 260 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 12:55 WIB

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

Minggu, 14 April 2024 - 11:15 WIB

Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!