300 Miliar Dana PEN untuk Sulbar, Kadis PU : Berharap di Masa Pandemi Pemulihan Ekonomi Bisa Berjalan dengan Baik.  

- Jurnalis

Senin, 13 Desember 2021 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sulbar ABM meninjau langsung pelaksanaan dana PEN tahun 2021.

Gubernur Sulbar ABM meninjau langsung pelaksanaan dana PEN tahun 2021.

indigo99.com | Sebanyak 17 paket proyek inprastruktur peningkatan ruas jalan di beberapa titik di Enam kabupaten di wilayah Provinsi Sulawesi Barat, diketahui menggunakan dana pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun 2021 dengan jumlah total 300 Miliar lebih.

Enam Kabupaten yang menggunakan dana PEN itu yang diketahui pelaksanaannya Dua tahap, diantaranya Kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamasa, Polewali Mandar ( Polman ), Kabupaten Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Tengah dan Kabupaten Majene.

Kepala Dinas PU Provinsi Sulbar melalui Kabid Bina Marga, Saparang mengaku, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendapat kucuran dana pinjaman tahun 2021 untuk biaya pembangunan peningkatan infrastruktur jalan. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saparang menyebutkan, bahwa untuk tahap pertama tahun 2021 ada 11 paket yang dikerjakan yang menggunakan dana PEN. Diantaranya, untuk Kabupaten Mamuju proyek infrastruktur peningkatan ruas jalan Martadinata sepanjang 7 Km dengan anggaran 30 Miliar lebih. Salubatu Kecamatan Bonehau panjang kurang lebih 3,4 kilometer dengan anggaran 11 miliar lebih. Jalan ruas jalan kalumpang – Batiisi Kabupaten Mamuju dengan panjang 1,8 Km dengan anggaran 6 Miliar lebih. Peningkatan jalan Salutambung Urekang di Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene dengan panjang 4,7 Km. Peningkatan jalan ruas Matangnga Keppe di Kabupaten Polman 4 Km dengan anggaran 17 Miliar lebih. Untuk peningkatan ruas jalan di Kabupaten Mamasa di Tabone – Nosu dengan panjang 4,6 Km dengan anggaran 14 Miliar lebih. Untuk peningkatan ruas jalan di Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ) Tobadak Tujuh – Tobadak Delapan dengan jarak 2 Km dengan anggaran 8 Miliar. Sedangkan peningkatan akses jalan ke pelabuhan Budong – Budong Kabupaten Mateng dengan panjang 3,8 Km anggaran 6 Miliar. Untuk peningkatan akses jalan ke pelabuhan Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu dengan jarak 2 Km 9 Miliar lebih. 

Baca Juga :  Nama Asri Anas Mencuat Maju di Pilgub Sulbar, PABPDSI Sulbar Gas Full

” inilah ruas jalan yang dibiayai dana PEN masuk dalam tahap pertama yang dimulai bulan Oktober 2021. Dan kini sudah dalam pekerjaan. Dan tahap Satu ini akan berakhir pada bulan Desember 2021, dan jika lewat pasti kena denda itu kan sanksi,  ” sebutnya.

Masih dia, untuk kegiatan tahap Dua ada 6 paket, dan pelaksanaannya dilakukan di bulan November karena masuk sistem multi year dan batas kontraknya di bulan Maret 2022.

Disebutkan untuk tahap Dua dengan jumlah Enam paket, beberapa titik pelaksanaannya di Tiga Kabupaten yakni di Kabupaten Mamuju diantaranya ruas jalan Martadinata – Sumare dengan alokasi anggaran 34 Miliar.  Ruas jalan Martadinata – Sumare – Tapalang masih dalam prose kontrak. Pembangunan jembatan dengan bentangan 60 meter masih dalam proses kontrak.  Ruas jalan jalan dekat Korem masih dalam proses kontrak. Untuk Kabupaten Mamasa Tabone – Nosu masih dalam proses kontrak. Sedangkan di Kabupaten Polman dengan ruas jalan Matangnga – Keppe sudah terkontrak dengan anggaran 2 Milyar.

Baca Juga :  11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

” Saat ini untuk tahap Dua masa pelaksanaanya itu mulai dari bulan November 2021 dan menyeberang di tahun 2022 sampai bulan Maret karena memang multi year. Untuk tahap Dua ini, ada yang sudah berjalan dan ada yang masih proses kontrak.” sebutnya.

Masih dia, Pemerintah daerah Sulbar dapat pinjaman 300 Miliar lebih, ini akan dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah kabupaten di Sulbar. Dan berharap di tengah pandemi pemulihan ekonomi di Sulbar bisa berjalan dengan baik.  

“Besar harapan kami agar tujuan dari pinjaman PEN ini dapat tercapai, memberikan manfaat bagi pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, terciptanya lapangan pekerjaan, serta terbangunnya sarana dan prasarana sesuai kebutuhan daerah Provinsi Sulbar, ” pungkasnya.**

Pewarta indigo99.com : Adji

 

Berita Terkait

Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar
Mantan Kabid PPD Ditunjuk Sebagai Plt Kadis Dikpora Kabupaten Majene  
Pj Gubernur Tegur Kadis Pendidikan Sulbar, 4 Pimpinan OPD di Sulbar Terancam Dievaluasi
Nama Asri Anas Mencuat Maju di Pilgub Sulbar, PABPDSI Sulbar Gas Full
Ramadhan Berkah, 32 PPPK di Lingkup Pemprov Sulbar Terima SK 
6 Kabupaten di Sulbar Terima Bantuan Pupuk Dari Mentan RI
Pj Zudan Hadiri Rakornas Sawit, Sengketa Lahan dan Harga TBS Masih Fluktuatif 
Penuhi Kebutuhan BBM, Pemprov Sulbar MoU dengan Pertamina
Berita ini 583 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 20:09 WIB

Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Minggu, 7 April 2024 - 06:53 WIB

Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar

Minggu, 7 April 2024 - 04:48 WIB

Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!