200 Juta Raib Di Rekening Pribadinya, Nasabah BRI Ancam Buat Laporan Polisi

- Jurnalis

Kamis, 18 Mei 2023 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

MAMUJU, indigo99.com | Seorang nasabah BRI Cabang Mamuju, atas nama Muhammad Amin, mengancam akan membuat laporan Polisi setelah mengetahui uang dalam rekening pribadinya raib senilai 202 juta.

“Besok jam 8 pagi saya mau ke Polda Sulbar ke Subdit 2 Fismondev Direktorat Kriminal Khusus melaporkan kejadian ini,” tegasnya.

Kepada sejumlah Media, Amin menceritakan sebelum uangnya hilang. Dia mengaku, sebelumnnya dia mendapatkan pesan WhatsApp berupa undangan pernikahan digital dari orang yang tidak ia kenal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan undangan digital itu berkali-kali masuk ke nomor WhatsApp milik Amin, namun dirinya enggan untuk membuka.

Tapi karena sudah berulang kali pesan itu masuk, akhirnya dia membukanya dikiranya undangan dari temannya sendiri.

“Ternyata undangan digital itu penipuan, karena memang saya tidak mengetahui kalau itu bentuk penipuan,” kata Amin kepada sejuah Media, Kamis (18/5/2023).

Dia menjelaskan,setelah dia membuka pesan itu tiba-tiba Amin menerima pesan singkat melalui SMS permintaan On Time Password (OTP).

Namun, Amin hanya menghiraukan pesan tersebut karena dia merasa bahwa itu adalah penipuan bahkan pesan itu dia hapus.

“Saya takut itu penipuan makanya sebagian pesan singkat itu saya hapus,” terangya.

Baca Juga :  Tabrak 2 Remaja Hingga Tewas, Bus PO Khatulistiwa Diamankan Polisi

Kendati demikian,masih bisa melakukan transaksi uang ke rekening orang lain melalui aplikasi BRI mo.

Pada tanggal 10 Mei 2023 lalu Amin masih sempat mengirimkan uang untuk anaknya.

“Sebelum saya ke Bank BRI Cabang Mamuju saya masih bisa melakukan transaksi melalui BRImo. Saya kirimkan uang anak saya,” ujar dia.

Lalu pada Jumat 12 Mei 2023, Amin ingin melakukan transaksi,akan tetapi BRImo sudah tidak bisa login ke aplikasi.

“Saya buka aplikasi BRImo selalu muncul tulisan username dan password anda salah dan begitu terus,”ucap Amin.

Karena tidak bisa login,akhirnya hari itu juga Jumat sekitar pukul 14.00 Wita sore Amin mendatangi Kantor BRI Cabang Mamuju,meminta untuk mengaktifkan BRImo miliknya.

Setibanya di BRI Mamuju Amin mengaku, dia langsung mendapat pelayanan dari salah satu customer service (CS).

Kemudian, ia diminta untuk mengisi kertas untuk keperluan data nasabah.

“Tapi sebelum saya isi data diri, saya bertanya ke CS itu apakah harus isi data jika kembali mengaktifkan BRImo. Lalu CS itu menjawab iya,” ujarnya.

Baca Juga :  Terdakwa Korupsi PDAM Mamasa Kembalikan Kerugian Negara 100 Juta

Belum sempat mengisi data, CS meminta Amin untuk memperlihatkan kartu ATM dan buku rekening beserta nama ibu kandung dan dianggap sudah sesuai.

Amin kemudian bertanya kepada CS terkait adanya pesan BRI-OTP masuk ke handphone berkali-kali dan apakah itu penipuan.

“Saat saya bertanya ke CS, dia (CS) bilang itu bukan penipuan itu resmi dari BRI,” bebernya.

Lanjut Amin menjelaskan, Customer Service itu meminta handphone milik Amin dan kemudian CS klik pesan permintaan kode OTP itu.

“Setelah mengklik permintaan kode OTP itu, customer service kemudian meminta saya untuk cek kode OTP yang masuk di handphone,saya cek tidak ada masuk,” timpalnya.

Usai kejadian tersebut Amin mengaku, uang tabungan di rekening miliknya senilai 200 juta raib.

“Saya sudah cek Pak,ada tiga kali diambil itu uang di rekening saya,dua kali tarik 100 juta kemudian satu kali 2.900.000,” keluh Amin.

Terkait kasus ini, wartawan Media ini mencoba melakukan upaya konfirmasi lewat via Whatsapp ke pimpinan cabang ( Pinca ) BRI Mamuju, belum ada jawaban.

Pewarta indigo99.com : Aji

 

Berita Terkait

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster
Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius
Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas
2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur
Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus
Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024
Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat
Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Berita ini 778 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:22 WIB

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:27 WIB

2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:05 WIB

Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:15 WIB

Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:30 WIB

Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru

Kabid Perikanan budidaya, mengunjungi lokasi pembenihan dan pembesaran lobster air tawar di Kelurahan Rimuku.(Foto/Ucok)

Advertorial

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!